Mar 20

Komputer telah merevolusi industri makanan dan minuman karena mereka telah hampir setiap industri lainnya. . Komputer memiliki positif, efek yang terukur di ujung depan dan ujung belakang operasi perhotelan. Sistem Komputer telah meningkatkan kinerja karyawan, dan kualitas makanan dan minuman dan konsistensi. Dalam industri makanan dan minuman tidak ada lagi masalah teknologi yang harus digunakan, melainkan pertanyaan yang teknologi untuk digunakan? Dalam bisnis makanan dan minuman, komputer di sini untuk tinggal.

Dalam industri perhotelan, layanan pelanggan merupakan faktor penting mutlak bagi keberhasilan. Komputer membantu di daerah ini dalam beberapa cara. Di banyak restoran, staf menunggu dapat memproses berbagai bentuk pembayaran di meja tamu, yang memungkinkan tamu untuk berangkat langsung dari meja mereka tanpa perlu berhenti di sebuah stasiun checkout terpusat. Ini telah dihapus baris sedap dipandang panjang, yang mengganggu pelanggan, dan mengganggu arus lalu lintas dalam bisnis makanan dan minuman. Layanan ini dimungkinkan baik oleh tangan kecil memegang komputer yang menangani transaksi kartu kredit menggunakan teknologi nirkabel, atau melalui titik yang jauh dari sistem penjualan yang berinteraksi dengan sistem komputer pusat.Hal ini meningkatkan pengalaman pelanggan bersantap, yang harus menjadi tujuan dari setiap usaha jasa makanan.

Perhatian kunci dari setiap bisnis makanan dan minuman adalah profit margin. Di daerah ini penting bisnis, komputer juga telah terbukti menjadi alat yang sangat diperlukan. Sistem komputer membantu mengelola proses pelayanan makanan keseluruhan mulai dari pemesanan bahan yang dibutuhkan untuk memproduksi item menu, untuk peramalan jumlah item untuk mempersiapkan setiap periode makan didasarkan pada pola historis. Hal ini membantu mengurangi makanan terbuang, yang sangat mahal dan keluar dari laba usaha. Hal ini juga membantu dalam menyiapkan menu sebelum tangan, yang mengurangi waktu tunggu pelanggan. C Komputer juga dapat memprediksi dengan tingkat akurasi yang tinggi volume bisnis yang akan diharapkan yang memungkinkan manajer untuk benar staf bisnis mereka. Hal ini penting karena memiliki staf terlalu banyak di tangan dapat mengkonsumsi dalam jumlah yang tidak perlu dari gaji, dan tidak memiliki staf yang cukup di tangan akan menimbulkan masalah layanan pelanggan.

Komputer juga digunakan dalam cara yang sangat inovatif dengan beberapa perusahaan makanan dan minuman. Sebagai contoh, Darden Restoran yang memiliki dan mengoperasikan lobster Red dan Olive Garden rantai menggunakan komputer untuk membantu memilih situs bangunan baru. Ini sistem komputer menggunakan program perangkat lunak disebut Darden Situs Analyzer. Perangkat lunak yang mengumpulkan informasi penting yang diperlukan untuk memilih sebuah situs, seperti demografi, jarak ke restoran lain dan informasi pelanggan yang spesifik untuk model bisnis Darden. Program ini kemudian menganalisis situs dan menyediakan serangkaian laporan untuk membantu Darden membuat keputusan akhir. Darden berencana untuk meningkatkan perangkat lunak sehingga dapat mengevaluasi hal-hal seperti apakah restoran Darden baru akan berpengaruh negatif Darden restoran lain di daerah yang sama.

C Sistem komputer telah menjadi bagian penting dari semua aspek dari industri makanan dan minuman, mereka membantu dengan keputusan pembelian, kontrol persediaan, penjadwalan dan pelatihan karyawan, dan akuisisi pelanggan dan retensi. Sebuah indikator utama dari tren ini adalah kenyataan bahwa banyak program pelatihan perhotelan sekarang termasuk kursus komputer dan teknologi dalam kurikulum.

Setiap inovator tahun adalah menciptakan lebih cara yang unik bahwa teknologi bisa digunakan untuk meningkatkan keseluruhan pengalaman bersantap komersial. Komputer membuat keluar dari rumah makan pengalaman yang lebih menyenangkan bagi konsumen dan pengalaman yang diatur lebih menguntungkan bagi para manajer dan pemilik bisnis.

Mar 11

Buah adalah salah satu jenis makanan yang memiliki kandungan gizi, vitamin dan mineral yang pada umumnya sangat baik untuk dikonsumsi setiap hari. Dibandingkan dengan suplemen obat-obatan kimia yang dijual di toko-toko, buah jauh lebih aman tanpa efek samping yang berbahaya serta dari sisi harga umumnya jauh lebih murah dibanding suplemen yang memiliki fungsi yang sama.

Di bawah ini kita dapat melihat kandungan, khasiat dan manfaat sehat dari beberapa jenis buah yang ada di bumi :

1. BUAH TOMAT (TOMATO)
– tomat mengandung vitamin A, B1 dan C.
– tomat dapat membantu membersihkan hati hati dan darah kita.
– tomat dapat mencegah beragam penyakit dan gangguan kesehatan lain seperti :
a. gusi berdarah.
b. rabun senja / kotok ayam.
c. penggumpalan darah.
d. usus buntu.
e. kanker prostat dan kanker payudara.

2. BUAH PEPAYA (PAPAYA)
– pepaya mengandung vitamin C dan provitamin A.
– pepaya dapat membantu memecah serat makanan dalam sistem pencernaan.
– pepaya dapat mebuat lancar saluran pencernaan makanan.
– pepaya dapat menanggulangi atau mengobati beragam penyakit dan gangguan kesehatan lain seperti :
a. menyembuhkan luka.
b. menghilangkan infeksi.
c. menghilangkan alergi

3. BUAH PISANG (BANANA)
– pisang mengandung vitamin A, B1, B2 dan C.
– pisang dapat membantu mengurangi asam lambung.
– pisang bisa membantu menjaga keseimbangan air dalam tubuh.
– pisang dapat menanggulangi atau mengobati beragam penyakit dan gangguan kesehatan lain seperti :
a. gangguan pada lambung.
b. penyakit jantung dan stroke
c. stress
d. menurunkan kadar koleterol dalam darah.

4. BUAH MANGGA (MANGO)
– mangga mengandung vitamin A, E dan C.
– mangga dapat bertindak sebagai disinfektan.
– mangga dapat membersihkan darah.
– mangga dapat menanggulangi atau mengobati beragam penyakit dan gangguan kesehatan lain seperti :
a. bau badan / bb / bau tubuh yang tidak enak.
b. menurunkan panas tubuh saat demam.

5. BUAH STRAWBERRY (STRAWBERRY)
– stoberi mengandung provitamin A, vitamin B1, B dan C.
– stobery mengandung antioksidan untuk melawan zat radikal bebas.
– strawbery memiliki kegunaan / fungsi kesehatan lain seperti :
a. mengobati gangguan kesehatan pada kandung kemih.
b. menjadi anti virus
c. menjadi anti kanker

6. BUAH APEL (APPLE)
– apel mengandung vitamin A, B dan C.
– aple dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
– apel mempunyai kegunaan / fungsi kesehatan lain seperti :
a. menjadi zat anti kanker.
b. mengurangi nafsu makan yang terlalu besar.

7. BUAH JERUK (ORANGE)
– jeruk mengandung vitamin A, B1, B2 dan C.
– jeruk mengandung antikanker bagi tubuh.
– jeruk dapat mencegah dan mengobati beragam penyakit dan gangguan kesehatan lain seperti :
a. mengobati sariawan.
b. menurunkan resiko terkena kardiovaskuler, kanker, dan katarak.

8. BUAH PEAR / PIR (PEAR)
– pear mengandung vitamin C dan provitamin A.
– pear mengandung anti oksidan yang baik untuk menjaga kesehatan.
– pear dapat mencegah beragam penyakit dan gangguan kesehatan lain seperti :
a. menurunkan demam / panas tubuh.
b. mengencerkan dan menhilangkan dahak pada batuk berdahak.

9. BUAH JAMBU BIJI MERAH / JAMBU MERAH (GUAVA)
– jambu merah mengandung vitamin C yang sangat banyak.
– jambu merah mengandung zat antioxidan dan antikanker.
– jambu merah mempunyai kegunaan / fungsi kesehatan lain seperti :
a. menurunkan kadar kolesterol darah
b. mengobati infeksi.
c. menjaga mengobati sariawan.
d. memperlancar peredaran darah.
e. melancarkan saluran pencernaan.
f. mencegah konstipasi.

10. BUAH SEMANGKA (WATERMELON)
– semangka mengandung vitamin C dan provitamin A.
– semangka dapat menjadi antialergi.
– semangka mempunyai kegunaan / fungsi kesehatan lain seperti :
seperti :
a. menurunkan kadar kolesterol.
b. mencegah dan menahan serangan jantung.

11. BUAH MELON (HONEYDEW)
– melon mengandung vitamin C dan provitamin A.
– melon mengandung zat anti kanker dan anti oksidan.
– melon mempunyai kegunaan / fungsi kesehatan lain seperti :
a. mencegah darah menggumpal.
b. membersihkan kulit.
c. menlancarkan saluran pencernaan.
d. menurunkan kadar kolestrerol.

12. BUAH WORTEL (CARROT)
– wortel kaya akan vitamin A.
– wortel baik untuk menjaga kesehatan mata.
– wortel mempunyai kegunaan / fungsi kesehatan lain seperti :
a. meningkatkan kekebalan dan ketahanan tubuh jasmani.
b. menjaga hati tetap sehat.

13. BUAH BELIMBING (STAR FRUIT)
– belimbing mengandung vitamin C dan provitamin A.
– belimbing dapat membantu memperlancar pencernaan makanan.
– belimbing mempunyai kegunaan / fungsi kesehatan lain seperti :
a. menurunkan tekanan darah.
b. menurunkan kadar / tingkat kolesterol dalam tubuh.

14. BUAH NANAS (PINEAPPLE)
– nanas mengandung vitamin B dan C.
– nanas dapat mencegah terkena serangan jantung dan stroke / struk.
– nenas dapat mengobati beragam penyakit dan gangguan kesehatan lain seperti :
a. menyembuhkan luka.
b. menyembuhkan infeksi pada saluran pencernaan.

Mar 8


Bahan Tambahan Pangan (BTP) adalah bahan atau campuran bahan yang secara alami bukan merupakan bagian dari bahan baku pangan, tetapi ditambahkan kedalam pangan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk pangan antara lain bahan pewarna, pengawet, penyedap rasa, anti gumpal, pemucat dan pengental.

Didalam peraturan Mentri Kesehatan RI No.722/Menkes/Per/IX/88 dijelaskan juga bahwa BTP adalah bahan yang biasanya tidak digunakan sebagai makanan dan biasanya bukan merupakan ingredien khas makanan, mempunyai atau tidak mempunyai nilai gizi yang sengaja ditambahkan kedalam makanan untuk maksud tekhnologi pada pembuatan, pengolahan, penyiapan, perlakuan, pengepakan, pengemasan, penyimpanan atau pengangkutan makanan untuk menghasilkan suatu komponen atau mempengaruhi sifat khas makanan tersebut.

Menurut Winarno 1980 BTP atau ┬┤food additive┬┤ yang digunakan harus mempunyai sifat-sifat sebagai berikut: dapat mempertahankan nilai gizi makanan tersebut, tidak mengurangi zat-zat essensial dalam makanan, dapat mempertahankan atau memperbaiki mutu makanan, dan menarik bagi konsumen dan tidak merupakan penipuan.

Dalam kehidupan sehari-hari BTP sudah umum digunakan namun sering terjadi kontroversi karena banyak produsen pangan yang menggunakan bahan tambahan yang berbahaya bagi kesehatan serta melebihi dari dosis yang diizinkan dalam industri. Secara khusus tujuan penggunaan BTP dalam pangan adalah untuk:
1. Mengawetkan makanan dengan mencegah pertumbuhan mikroba perusak pangan atau mencegah terjadinya reaksi kimia yang dapat menurunkan mutu pangan.
2. Membentuk makanan menjadi lebih baik, renyah dan enak dimulut.
3. Memberikan warna dan aroma yang lebih menarik
4. Meningkatkan kualitas pangan.
5. Menghemat biaya.

Berdasarkan tujuan penggunaannya dalam pangan, pengelompokan BTP yang diizinkan digunakan dalam makanan menurut peraturan Mentri Kesehatan RI No.722/Menkes/Per/IX/88 adalah sebagai berikut:
1. Pewarna, yaitu BTP yang dapat memperbaiki atau memberi warna pada makanan.
Contoh pewarna sintetik adalah amaranth, indigotine, dan nafthol yellow.
2. Pemanis buatan, yaitu BTP yang dapat menyebabkan rasa manis pada makanan yang tidak atau hamper tidak memiliki nilai gizi. Contohnya adalah Sakarin, Siklamat dan Aspartam.
3. Pengawet yaitu BTP yang dapat mencegah atau menghambat terjadinya fermentasi, pengasaman atau penguraian lain pada makanan yang disebabkan oleh pertumbuhan mikroba. Contohnya: asam asetat, asam propionat dan asam benzoat.
4. Antioksidan yaitu BTP yang dapat memghambat atau mencegah proses oksidasi lemak sehingga mencegah terjadinya ketengikan. Contohnya adalah TBHQ (tertiary butylhydroquinon).
5. Antikempal, yaitu BTP yang dapat mencegah menggumpalnya makanan serbuk, tepung atau bubuk.contohnya adalah: kalium silikat.
6. Penyedap rasa dan aroma, penguat rasa, yaitu BTP yang dapat memberikan, menembah atau mempertegas rasa dan aroma. Contohnya Monosodium Glutamate (MSG).
7. Pengatur keasaman (pengasam, penetral dan pendapar), yaitu BTP yang dapat mengasamkan, menetralkan dan mempertahankan derajat asam makanan. Contohnya agar, alginate, lesitin dan gum.
8. Pemutih dan pematang tepung, yaitu BTP yang dapat mempercepat proses pemutihan atau pematangan tepung sehingga memperbaiki mutu pemanggangan. Contohnya adalah asam askorbat dan kalium bromat.
9. Pengemulsi, pemantap dan pengental, yaitu BTP yang dapat membantu terbentuknya dan memantapkan system disperse yang homogen pada makanan.
10. Pengeras yaitu BTP yang dapat memperkeras atau mencegah lunaknya makanan. Contohnya adalah kalsium sulfat, kalsium klorida dan kalsium glukonat.
11. Sekuestan, yaitu BTP yang dapat mengikat ion logam yang terdapat dalam makanan, sehingga memantapkan aroma, warna dan tekstur. Contohnya asam fosfat dan EDTA (kalsium dinatrium edetat).
12. BTP lain yang termasuk bahan tambahan pangan tapi tidak termasuk golongan diatas. Contohnya antara lain: enzim, penambah gizi dan humektan.